Kejadian apes ku penangkal lapar ku.
Hari ini kegiatan ku penuh dengan kejutan, pagi setelah subuh hingga menjelang tidur semua ada kejadian menarik yang membuat rasa lapar pun sirna.
Pagi itu, dalam gelap ku terbangun sejenak untuk menunaikan ibadah, setelah solat kulelapkan mataku kembali untuk membayar rasa jengkel ku terhadap suara bising yang membangunkan ku tadi, entah itu suara siapa dia pasti berjasa.
Sayang namun sayang, siapa sangka akibat perbuatan untuk membayar kejengkelan itu berbuah ke apes an lainnya, ku terlelap pulas, tak bisa sarapan pagi, tembus bangun di siang bolong, solat kembali dan mencoba untuk terbangun hingga sore hari.
Di sore itu, ada kegiatan penting yang telah terjadwal, tak bisa dipungkiri apapun alasannya kegiatan itu tetap harus dihadiri oleh siapapun, kutunggu teman-teman yang akan ikut bersamaku menghadiri acara itu, setengah jam, satu jam, satu jam setengah mengapa tak kunjung ada kabar datang untuk menemui ku? Hilang waktu ku tadi, tapi tak mengapa meskipun jengkel sedikit ku lanjutkan langkah ku untuk menghadiri acara tersebut, ku pergi sendiri dengan diawali drama tunggu menunggu yang tak jelas itu, di tengah perjalanan ada pula masalah lain merindukan kedatangan ku, heran... ternyata rute kegiatan yang terjadwal tadi tak begitu mengenakkan hati ya, bis angkutan umum nya serasa raja yang tak kunjung datang menghampiri rakyat nya, Maghrib tiba, dengan nuansa halte bus yang sepi dan sunyi, ku menyendiri.
Ku hadir terkahir sebagai peserta di acara itu, malu pasti, tapi tak apa setidaknya aku datang, ku pulang bersama mereka yang terkahiran, dengan niat ada teman untuk pulang bersama, eh malah beda arah pulang rupanya, ku tersesat entah di daerah mana, tapi dengan bantuan google map, ku dapatkan kembali rute jalan pulang.
Jam menunjukkan pukul satu malam, ku masih sibuk di pertengahan jalan pulang, pengguna angkutan umum makin membeludak... tidak seperti biasanya!
Ah ternyata si apes itu memang sedang merindukan ku, kereta yang ku perlukan untuk membawa ku kembali pulang, rusak tiba tiba, entah kenapa akibat nya..
Dan akhirnya setelah menunggu dan mengambil jalur jalan kaki selama kurang lebih setengah jam, kudapat kan rute kereta baru dengan tujuan rumah yang sama.
Saat ini pukul 00.38 ku hela napas untuk menikmati apes ku hari ini seharian. Terimakasih
*Ini hanya sepenggal puisi biasa bukan kisah nyata.

Komentar
Posting Komentar