Istanbul, kota yang kita kenal dahulu bernama Konstantinopel, merupakan pusat penting dalam sejarah Islam pasca penaklukan oleh Sultan Mehmed II pada tahun 1453 M. Seiring dengan penaklukan ini, muncul pula berbagai tradisi penghormatan terhadap tokoh-tokoh Islam terdahulu, termasuk para Sahabat Nabi Muhammad SAW. Banyak sekali tempat dan kawasan yang diyakini oleh para masyarakat setempat bahwa itu merupakan “makam” para Sahabat Nabi, yang akhirnya menyebabkan adanya kritik akademik dan munculnya metode verifikasi ilmiah antar para peneliti. Sehingga, berdasarkan kajian sejarah dan arkeologi, sebagian besar dari makam ini bukanlah makam asli, melainkan cenotaph atau makam simbolik. Bagi kita yang kurang mengetahui sejarah secara mendalam, akan merasa bingung dengan adanya tempat yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai makam Sahabat Nabi, yang mana sebenarnya makam para Sahabat tersebut terletak di tempat dan kawasan lain. Ada beberapa alasan yang menyebabkan Kesultanan Utsma...
Gemar membaca harus dimulai dengan rasa Rasa penasaran dan ingin tahu yang mendalam Sedalam lubang dimana jarum jatuh Seperti halnya pepatah, yang menyebutkan diantara jerami Terlebih untuk orang yang tak suka pada awalnya Dipaksa untuk menumbuhkan kebiasaan baru Begitulah saya memulai hobi membaca, awal tak suka Namun, lama kelamaan rasa penasaran menggelitik Geli rasanya kalo tidak dipenuhi keinginanya Banyak yang bilang, perut itu butuh makan tiap harinya, Begitu pula otak, butuh bacaan yang berbobot untuk terus terasah. Dalam derertan buku yang pertama kali saya baca, ada diantaranya Pramoedya yang penuh inspirasi, Tereliye (Darwis) dengan imajinasi memukau, Mark Manson dengan teori kehidupannya, semua membuat saya terpesona, Bukan hanya mulai rajin membaca, tapi dari sana juga dikit demi sedikit, Memahami pelbagai macam bentuk penulis dan tulisannya yang memiliki ciri khasnya. Menarik ditiru, dijaman yang hanya penuh dengan media, instan, game online, dan hal-hal konyol...
Alhamdulillah, sudah 21 tahun usiamu di 16 Desember 2024 ini. Sujudlah sebagai tanda syukur kepada Allah SWT. Zuhal Azzamul A'la, anak bungsu dari empat bersaudara yang kini kuliah semester pertama di Fakultas Teologi Universitas Istanbul Turki . Kemarin, di tahun 2022 baru saja memutuskan untuk melanjutkan perkuliahan di negeri nan jauh ini, sekarang tinggal bagaimana menuntaskan impian dan pilihan yang telah dipilih olehmu. Selamat datang kawan, di era kedewasaan untuk lebih siap mengambil keputusan dengan segala konsekuensinya ke depan. Sudah 21 tahun usiamu, sang maestro Zuhal Azzam (mungkin dengan sebutan itu bisa membuatmu lebih percaya diri). Berbagai perubahan pasti menghampirimu. Entah perubahan di lingkungan, pergaulan, bahkan cara berpikir dan perilaku. Untuk bertindak lebih dewasa, lebih mandiri dalam hidup. Untuk menerima realitas dalam kehidupan. Berdamai dengan perubahan yang terjadi, menerima fakta yang ada untuk mengambil sikap. Agar lebih baik ke depannya untuk...
Komentar
Posting Komentar