Seputar Istanbul University

Setelah lolos sebagai mahasiswa di istanbul university beberapa bulan lalu, dan telah menjalankan kegiatan belajar mengajar di universitas tersebut, ada beberapa perihal menarik yang akan saya bagi dan ceritakan di tulisan ini nanti kepada para pembaca dan perindu notasi sekalian, selamat mengikuti alur dan ceritanya.

Pemandangan Istanbul university saat ini.

- Sejarah berdirinya istanbul university.

1. Madrasah Zeyrek dan Hagia Sophia

Dimulai pada tahun 1453 M yang dikenal dengan tahun dimulainya zaman baru dalam sejarah dunia karena bertepatan dengan di taklukkannya konstantinopel oleh Sultan Mehmed 2 (Muhammad Al-Fatih) dari tangan kaisar romawi timur kala itu, segera setelah penaklukan tersebut, Sultan Mehmed 2 begitu bijak menempatkan istanbul sebagai ibu kota negara sekaligus sebagai pusat ilmu pengetahuan dan budaya. universitas istanbul pertama kali didirikan berbentuk madrasah yang bernama madrasah zeyrek dan hagia sophia yang di dalamnya menempa dan melatih para siswanya selama 18 tahun, pada tanggal 1 juni 1453 M, sultan melaksanakan sholat pertama di hagia sophia setelah penaklukan konstantinopel, segera saat itu juga sultan memerintahkan gurunya, para profesor dan cendekiawan yang ada untuk segera memulai pelatihan dan pembelajaran, saat itu juga hagia sophia difungsikan sebagai madrasah dan kamar para biksu yang terletak di sekitaran hagia sophia juga diubah menjadi madrasah, oleh karena itu, pendidikan tinggi pertama di istanbul yang akan menjadi dasar terbentuknya universitas istanbul nantinya dimulai di dua madrasah tadi, pertama di hagia sophia dan setelah itu di gereja pantokrator yang sama diubah menjadi madrasah di daerah zeyrek, kedua madrasah inilah yang menjadi pondasi terbentuknya istanbul university nantinya.
 
Nuansa masjid Zeyrek saat ini.

Penampakan daerah sekitar Hagia Sophia.

2. Madrasah Fatih

Bangunan tua dari madrasah tadi segera tidak mencukupi untuk istanbul yang terus berkembang, Sultan Mehmed 2 memerintahkan pembangunan sebuah kompleks yang akan memenuhi seluruh kebutuhan di istanbul, pada tahun 1463 M sebuah konstruksi dimulai untuk lembaga ilmiah dan pendidikan yang sekarang dikenal sebagai kompleks fatih yang terletak di salah satu dari tujuh bukit terkenal di istanbul. Pada tahun 1470 M, madrasah zeyrek dan hagia sophia dipindahkan ke kompleks fatih, di kompleks tersebut terdapat masjid, delapan madrasah dan juga rumah sakit yang akan menjadi rumah sakit pertama di era turki kala itu, dan madrasah fatih berkembang sebagai kampus universitas, sebuah kompleks universitas dengan berbagai macam bangunan tadi, artinya madrasah fatih ini dapat dianggap sebagai kampus universitas negara utsmaniyah abad ke 15. Seiring berjalannya waktu, banyak sekali terjadi gempa di istanbul masa-masa itu, yang menyebabkan masjid fatih rusak di setiap kali gempa bumi terjadi, misalnya di tahun 1776 M sehingga sebagai gantinya dibangunlah kembali masjid seperti yang kita lihat saat ini (dan di kompleks masjid ini pula lah Sultan Mehmed 2 di kebumikan). 

Masjid dan kompleks Fatih saat ini.

nah, di madrasah fatih ini, diberikan beberapa perkuliahan diantaranya teologi, hukum, sastra, matematika, dan astronomi, serta tadi yang di bentuknya rumah sakit pertama pada era turki disediakan pula kursus kedokteran, hampir satu abad setelah berdirinya kompleks madrasah fatih (Mehmed 2) ini, Sultan Suleyman yang agung mendirikan kompleks suleymaniye, bersama arsitek ternama kala itu, Mimar Sinan membangun komplek yang dianggap sebagai puncak arsitektur ottoman, dengan adanya madrasah di dalam kompleks suleymaniye tadi, pendidikan di negara usmaniyah mencapai tingkat tertingginya.

Keindahan masjid dan kompleks Süleymaniye 

Madrasah ini berlangsung dan beroperasi hingga abad ke 18 sebagai institusi pendidikan tinggi utama negara ottoman, namun, dalam kurun waktu sejak berdirinya madrasah suleymaniye hingga era konstitusi kedua, yaitu selama tiga ratus lima puluh tahun dari tahun 1557-1908, madrasah mengalami kemunduran, masa stagnasi, dan pembubaran.

3. Darülfünun

Selama masa-masa kemundurannya madrasah dan pendidikan di istanbul kala itu, banyak berbagai upaya dari kesultanan terkahir utsmaniyah hingga tahun pertama pemerintahan republik dalam mempertahankan madrasah dan ilmu pengetahuan di istanbul, salah satunya pembentukan darülfünun yang mencapai tiga kali pembentukan, yaitu dimulai dari darülfünun-osman'i, darülfünun-sultan'i, hingga ke darülfünun-şahane, dimasa masa itu banyak terjadi kendala dan rintangan dalam proses belajar mengajar, salah satunya karena adanya perang dunia 1 yang bergejolak, dan setelah kemenangan perang kemerdekaan, diambil langkah-langkah penting terkait darülfünun ini, salah satu masalah terpenting yaitu kurangnya bangunan yang memadai, setelah Ankara diumumkan sebagai ibu kota, kementerian yang semula berada di istanbul dipindahkan ke ibu kota, gedung kementerian perang yang dibiarkan kosong karena alasan tadi dialih tugaskan pemakaiannya ke darülfünun dengan surat resmi pada tahun 1923 M. 

Foto tempo dulu gerbang Istanbul university 

Sehingga pada akhirnya setelah reformasi universitas, di tahun 1933 presiden pertama turki, Mustafa Kemal Atatürk membentuk dan kembali mengelolanya menjadi universitas, beberapa anggota fakultas darülfünun dihentikan dan beberapa dari mereka terus menjadi bagian dari staf pengajar universitas istanbul, sampailah istanbul university seperti saat ini.

- Suasana disekitar kampus İÜ sekarang.

1. seputar kampus

Universitas istanbul memiliki sekitar 17 fakultas pada lima kampus, kampus utama letaknya berada di lapangan Beyazit (yang aslinya dibangun oleh Konstantinus Agung dengan nama forum tauri dan kemudian diperbesar oleh Theodosius Agung dengan nama forum of theodosius pada masa kekaisaran romawi) , kemudian ada yang di daerah Avcılar, Vezneciler, Çapa dan Kadıköy. Gedung kampus utama dengan gerbang markah tanahnya dulu digunakan sebagai markas besar Harbiye Nezareti (kementrian perang) oleh pemerintah utsmaniyah, dapat kita lihat dari tulisan kaligrafi yang tertera di Anakapı atau gerbang utama istanbul university ini, pada gerbang utama tersebut, dibagian tengah terdapat kalimat bahasa arab yang bertuliskan "دائرة امور عسكرية" atau bisa kita artikan dengan Departemen Urusan Militer, dibagian kanannya terdapat tulisan yang diambil dari ayat pertama dari surah Al-Fath yang berbunyi "إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُّبِينًا" yang mengandung makna "sungguh, kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata" dan dilengkapi dengan sebuah kalimat disisi kiri, terdapat tulisan dari ayat ke 3 dari surah Al-Fath "وَّيَنْصُرَكَ اللّٰهُ نَصْرًا عَزِيْزًا" yang berarti "dan agar Allah menolong mu dengan pertolongan yang kuat"  serta dengan tulisan besar T.C. İSTANBUL ÜNİVERSİTESİ  dengan cap dari tanda tangan Sultan Mehmed 2 tepat diatasnya.

Gerbang utama İstanbul üniversitesi. 

Dan universitas istanbul juga memiliki moto berupa "kepemimpinan dalam pendidikan tinggi selama berabad-abad" yang dibuktikan dengan para alumni terkenalnya, salah satu diantara mereka adalah Abdullah Gül (presiden turki ke 11), Presiden Israel terlama Yitzhak Ben-Zvi, serta termasuk 2 peraih nobel, Aziz Sancar dalam bidang kimia dan Orhan Pamuk dalam bidang sastra, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. peninggalan zaman dulu

Ada banyak artefak ataupun bekas reruntuhan bangunan di sekitaran kampus utama istanbul university, salah satunya bongkahan bangunan Romawi akhir dan Byzantium awal yang dibiarkan tetap berada di sekitaran taman kampus yang letaknya di sebelah menara Beyazit, nah dan menara Beyazit sendiri merupakan peninggalan dari kementerian perang utsmaniyah yang dulunya merupakan menara pengawas api setinggi 85 meter, menara ini diperintahkan untuk dibuat oleh Sultan Mahmud 2 Ottoman, dan dirancang oleh Senekerim Balyan, yang membangunnya pada tahun 1828 M menggantikan menara Beyazit kayu asli, yang hancur dalam kebakaran dan dibangun sebelumnya oleh saudara arsitek, Krikor Balyan.

Reruntuhan Romawi akhir dan Byzantium awal. 

Menara yang dibuat sepenuhnya dari batu ini, sampai sekarang masih digunakan sebagai menara pengawas serta memberi sinyal ramalan cuaca dan informasi navigasi maritim ke kapal-kapal di Golden Horn (muara pemisah kota istanbul dengan laut marmara) pada malam hari, sejak 1972 M diperlukan izin khusus untuk memasuki menara ini. 

Menara Beyazit yang terletak di kampus İÜ.

3. kartu mahasiswa

Setiap mahasiswa yang sudah dinyatakan lulus dan melanjutkan studi nya di istanbul university biasanya langsung segera diberikan kartu mahasiswa oleh pihak fakultas masing-masing, karena dengan kartu mahasiswa inilah yang nantinya akan digunakan untuk proses administrasi ataupun keberlangsungan pembelajaran selama di kampus, contohnya seperti keluar masuk kampus utama istanbul university yang diwajibkan untuk menunjukkan kartu identitas mahasiswa, jika tidak maka tidak akan mendapatkan izin masuk dari petugas disana, dan dengan kartu mahasiswa ini juga, bisa digunakan untuk mengambil jatah makan siang dan sore di dapur umum kampus, sekitar 6 ₺  saja atau setara dengan Rp. 4.500  sudah mendapatkan nasi, sayur dan lauk ataupun buah buahan, yang setiap harinya menyediakan menu berbeda, dan menu menu tadi bisa dilihat dan di akses di website dapur umum kampus Istanbul university.

Dapur umum mahasiswa Istanbul university.

Seperti ini bentuk dari kartu mahasiswa nya.

Mungkin, cukup segini dulu saja cerita nya, insyaallah kita lanjut dilain waktu, semoga dengan tulisan ini dapat menumbuhkan motivasi dan semangat para pembaca, dan dapat menjadi inspirasi bagi para perindu notasi sekalian. sekian dan terima kasih.

Komentar

Posting Komentar

Popular Posts

Makam Para Sahabat Nabi di Istanbul: Antara Sejarah, Spiritualitas, dan Simbolisme

Menginjak Umur ke 21, Apa Arti Usiamu?

Mendukung Masa Depan dengan Penyimpanan Energi: Peran Penyimpanan Energi dalam Elektrifikasi dan Dekarbonisasi Menuju Nol Emisi di Indonesia