Küçük Hayatlar, Büyük Başarılar.

Memasuki usia yang ke sembilan belas tahun adalah salah satu bentuk dari banyaknya kenikmatan tuhan yang diberikan secara cuma kepada hamba kecilnya, dan mensyukuri nikmat-nya adalah salah satu perbuatan kecil yang sering dilupakan oleh banyak hambanya, oleh karenanya saling mengingatkan dan belajar sedikit demi sedikit untuk berterima kasih kepada-nya adalah solusinya.

Ada kalanya mendengarkan perkataan orang lain adalah suatu hal yang tidak perlu kita lakukan, selain hanya membuat kita semakin terpuruk, segala komentar negatif dan perkataan orang lain itu pada akhirnya hanya membuat pikiran semakin stres, maka dari itu bersikap bodo amat bisa jadi lebih baik dari pada mendengarkan omongan orang lain, selama apa yang kita lakukan itu baik dan benar.

Secara garis besar, sikap "bodo amat" itu diartikan menjadi beberapa pengertian diantaranya:

- jangan berusaha

seseorang yang percaya diri tidak perlu membuktikan bahwa dirinya itu percaya diri, pun demikian seorang wanita yang cantik tidak perlu meyakinkan seorang pun bahwa dirinya itu cantik, entah kita seperti itu atau tidak. dan jika kita setiap saat memimpikan sesuatu, kita sebenarnya sedang menguatkan realitas bawah sadar kita, lagi dan lagi, bahwa sesungguhnya kita bukan itu.

- kebahagiaan itu masalah

"Rasa sakit dan kehilangan itu tidak akan pernah bisa dielakkan, oleh karenanya kita harus belajar untuk berhenti menolaknya"

- kita itu tidak istimewa

ketika kita merasa tidak istimewa, kita akan mampu mengapresiasi pengalaman-pengalaman sederhana di hidup kita seperti nikmatnya pertemanan yang simple, membantu seseorang yang membutuhkan, membaca buku atau tulisan yang bagus, tertawa bersama orang yang kita sayangi, tapi terdengar sedikit membosankan ya? mungkin karena hal-hal semacam ini biasa saja, namun mungkin juga karena sebuah alasan yaitu semua perbuatan sederhana itulah yang benar-benar berarti.

- nilai penderitaan

ada nilai-nilai sampah yang dampaknya buruk bagi kehidupan, jangan berpegang pada nilai-nilai ini. nilai-nilai itu adalah kenikmatan, kesuksesan material, selalu merasa benar, dan tetap positif.

- kita keliru tentang semua hal

“Jangan jadi istimewa, jangan jadi unik. definisikan ulang ukuran kita dengan cara yang biasa dan umum. pilihlah sebuah ukuran untuk diri kita bukan sebagai primadona atau seorang jenius terpandang. pilihlah ukuran kita sendiri bukan sebagai korban yang mengerikan atau suatu kegagalan yang suram. sebagai gantinya, ukur diri kita dengan identitas yang lebih biasa: seorang rekan, seorang teman, atau seorang saudara.”

- kegagalan adalah jalan untuk maju

jika kita terhenti di suatu soal, dan kita tidak tahu apa yang akan kita perbuat dengan soal tersebut, maka jangan duduk saja dan hanya memikirkan hal tersebut, tapi mulailah dengan mengerjakannya, meskipun kita tidak tahu bagaimana cara mengerjakannya, itu adalah satu tindakan sederhana, yaitu kita memulai untuk mengerjakannya dan pada akhirnya akan membuat beberapa ide yang tepat muncul di benak kita. oleh karenanya jangan hanya duduk-duduk saja, tapi lakukanlah sesuatu dan jawaban akan muncul dengan sendirinya.

- dan akhirnya kita mati

“Memikirkan kematian itu adalah cara supaya kita tetap berjalan di jalan yang tepat.”


• 16 DESEMBER 2003, dia dilahirkan.

وَٱللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ   وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

• 16 DESEMBER 2009, dia pertama kali masuk sekolah dasar.

“It's not things that trouble us, but our judgement about things.(Epictetus)”

• 16 DESEMBER 2015, dia beradaptasi dengan linkungan pesantren. 

kita tidak bisa memilih situasi kita, tetapi kita selalu bisa menentukan sikap kita atas situasi yang sedang dialami, tidak ada peristiwa yang betul-betul "kebetulan".

• 16 DESEMBER 2022, dia sedang dalam masa late adolescent.

"Orang sekarang merasa inferior karena gempuran sosial media, menyadari kalau merek "nothing" hanya remah rempeyek, gak tahu mau ngapain selain marah pada semuanya, makanya..be better, be proud of yourself."

Kembali pada pembahasan judul diatas, yaitu Küçük Hayatlar, Büyük Başarılar. sebuah kalimat dalam bahasa turkiye yang memiliki arti kehidupan yang kecil berprestasi besar, maksudnya setiap masing-masing dari kita sudah diberikan kadar waktu dan durasi dalam menjalankan kehidupan, selama apapun kita hidup, kehidupan itu adalah sesuatu yang sebentar dan hanya sejenak, jadi dalam jangka waktu yang pendek ini, raihlah sebanyak-banyaknya keinginan dan cita-cita yang telah kita canangkan di masa sebelumnya, hasil itu urusan belakangan yang terpenting adalah sekuat dan sekeras apa kita dalam mengejarnya, dan gunakan waktu muda mu ini sebaik-baiknya, agar kelak nanti tidak ada kata mengeluh dan menyesal hadir di kehidupan kita mendatang.


Zuhal Azzam,

Istanbul, 16 Desember 2022.


Komentar

  1. Amazing
    Semoga Alloh merohmati dan memberkahi Dek Zuhal
    بارك الله في عمرك
    امين يارب العالمين
    امين يارب العالمين
    امين يارب العالمين....

    BalasHapus

Posting Komentar

Popular Posts

Makam Para Sahabat Nabi di Istanbul: Antara Sejarah, Spiritualitas, dan Simbolisme

Menginjak Umur ke 21, Apa Arti Usiamu?

Mendukung Masa Depan dengan Penyimpanan Energi: Peran Penyimpanan Energi dalam Elektrifikasi dan Dekarbonisasi Menuju Nol Emisi di Indonesia